Pemprov Riau Sebut Harga Cabai dan Telur Naik Bukan Imbas dari Kenaikan BBM

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Sejak diumumkannya harga baru Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak Sabtu lalu, sejumlah bahan pokok juga ternyata turut mengalami kenaikan.

Dikonfirmasi kenaikan harga tersebut, Kepala Seksi Pengembangan dan Perdagangan Dalam Negeri Disperidag Riau, Suryatiningsih mengakui bahwa yang naik adalah harga cabai dan telur.

Namun, ia mengatakan, kenaikan komoditi sembako itu bukan karena naiknya harga BBM, namun memang lebih dulu naik karena pengaruh supply-demand.

"Kalau cabai naik ini karena ada gagal panen dari Jawa. Sehingga pasokan hanya dari Sumatera, makanya cabai di tempat kita naik," ujarnya, Senin (5/9/2022).

Kemudian, persoalan kenaikan harga telur, karena bersamaan dengan cairnya bantuan dari Dinas Sosial terkait PHK. Jadi permintaan telur dan beras naik.

"Makanya, untuk bulan ini, telur dan beras sedikit naik. Karena ketersediaan tak mencukupi permintaan yang agak tinggi," cakapnya lagi.

Lebih jauh, ia mengatakan, komoditi lain yang sudah naik sebelumnya adalah terigu, kedelai, yang sudah naik beberapa bulan lalu, karena impor dari Ukraina dan Amerika.

"Kalau yang lainnya cukup stabil, gula, minyak goreng turun. Ayam cenderung turun dan stabil. Bawang turun. Yang naik cuma itu saja, cabai dan telur," cakapnya lagi.

Dirangkum CAKAPLAH.com, untuk harga cabai di Riau saat ini di harga Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat turun di harga Rp60.000 per kilogram. Sedang harga telur di atas Rp55.000 sampai Rp60.000 per papan dari sebelumnya di harga Rp40.000 an.

 

Sumber: cakaplah.com

Share.

Comments